Duduk di Kursi Roda, Hotman Paris Mundur Dampingi Febrie Adriansyah karena Kondisi Kesehatan

Foto: detik.com

PresGoNews.com, Jakarta – Hotman Paris Hutapea memilih mundur sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Keputusan tersebut disampaikan Hotman saat dirinya terlihat menggunakan kursi roda di Jakarta, Kamis (23/7).

Hotman menjelaskan, kursi roda yang digunakannya berkaitan dengan kondisi kesehatan. Ia mengalami masalah pada saraf di bagian pinggang dan sebelumnya telah menjalani operasi di Singapura. Namun, rasa sakit yang masih dirasakan membuatnya harus menjalani perawatan lanjutan.

Baca juga: Vonis 10 Tahun Penjara untuk Nadiem Makarim Picu Babak Baru Kasus Chromebook

Hotman mengatakan kondisi kesehatannya membuat ia tidak bisa bekerja secara maksimal. Apalagi, perkara yang dihadapi Febrie membutuhkan konsentrasi dan energi yang besar. Karena itu, ia memilih mundur agar proses pendampingan hukum tetap berjalan bersama tim pengacara lainnya.

“Kalau otak saya terus mikir dan badan begini, aku takut makin parah,” ujar Hotman Paris pada, Kamis (23/7).

Di sisi lain, Febrie Adriansyah masih menghadapi proses hukum terkait dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan perkara PT Asabri periode 2020–2024. Meski telah berstatus tersangka, Febrie belum bisa disebut bersalah karena proses hukum masih berjalan.

Status tersangka berarti penyidik memiliki bukti permulaan yang cukup untuk menduga seseorang terlibat dalam tindak pidana. Namun, pembuktian akhir tetap harus dilakukan melalui proses hukum dan persidangan.

Baca juga: Kasus Penyekapan di Kalibaru Viral, Tiga Karyawan Diduga Dirantai Selama Tiga Pekan

Kejaksaan Agung sebelumnya juga menegaskan pentingnya menghormati proses hukum dan asas praduga tidak bersalah. Dalam pernyataan resminya pada Sabtu (11/7/2026), Kejaksaan Agung menyatakan, “Kejaksaan Agung mengajak semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tetap menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah.”

Dengan begitu, mundurnya Hotman Paris bukan berarti perkara Febrie telah selesai. Hotman memilih fokus pada pemulihan kesehatannya, sementara proses hukum yang menjerat Febrie tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga