Kemarau 2026 Bakal Lebih Panjang dan Kering, BMKG Waspada Dini

PresGoNews.com, Jakarta – Musim kemarau 2026 di Indonesia diprediksi bakal bikin kita ekstra siap karena akan lebih panjang dan terasa lebih kering daripada biasanya. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi ini resmi pada Selasa (10/3). Menurut BMKG, sebagian besar wilayah Indonesia bakal mulai merasakan kemarau lebih awal, kira-kira dari April sampai Juni 2026.

Baca juga: Setelah Dibasahi La Niña, Indonesia Bersiap Menghadapi Panasnya El Niño: Apa yang Perlu Diwaspadai?

“Sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi mengalami musim kemarau yang lebih panjang dari normalnya,” ujar BMKG dalam Prediksi Musim Kemarau Tahun 2026 di Indonesia pada, Selasa (10/3). Jadi, jelas nih, jangan sampai kaget kalau hujan terasa jarang banget datang tahun ini.

Musim 2026

Puncak kemarau terjadi pada Agustus 2026

BMKG menambahkan, durasi kemarau bakal melebihi rata-rata tahunan. Puncaknya diperkirakan terjadi sekitar Agustus 2026, dan curah hujan bakal di bawah normal di banyak wilayah. Ini artinya, air bisa lebih susah didapat, tanah pertanian bisa kering, dan risiko kebakaran hutan meningkat.

Baca juga: Pink Moon 2026: Cantik di Langit, Tapi Jangan Salah Kira

Selain itu, fenomena El Niño juga ikut main peran. Potensi El Niño yang bisa muncul di semester kedua 2026 diprediksi bakal bikin musim kemarau makin kering dan panjang. BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap update dengan info iklim resmi dan mulai antisipasi sedini mungkin, terutama petani, pengelola air, dan pihak yang menangani kebakaran hutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga