PresGoNews.com, Jakarta – PresGo Expo 2026 bukan cuma soal panggung dan penampilan keren, tapi juga tentang cerita di balik layar yang nggak kalah menarik. Di balik setiap aksi siswa yang tampil percaya diri, ada proses panjang yang sudah dimulai dilalui. Para siswa menjalani latihan bersama guru pendamping, sambil memanfaatkan media digital untuk mengolah musik, visual, sampai konsep pertunjukan.
Baca juga: PresGo Expo 2026 Jadi Ajang Orang Tua Saksikan Perkembangan Anak Secara Nyata
Di tengah proses panjang itu, peran orang tua ternyata jadi salah satu kunci penting. Nggak harus selalu besar atau ribet, tapi justru hadir lewat hal-hal sederhana yang konsisten. Seperti yang dilakukan oleh salah satu orang tua siswa, yang menunjukkan perannya saat di rumah dalam mendukung kegiatan anak.
“Biasanya sih lebih sering ngingetin anak buat latihan dan beri sedikit pujian dan semangat biar lebih percaya diri,” ujar Novi salah satu orang tua siswa pada, Minggu (19/4).
Nggak cuma itu, peran orang tua juga terasa di tahap persiapan, terutama soal kostum. “Kita ikut menyiapkan kostumnya sendiri, menyesuaikan dengan arahan dari ibu guru,” lanjutnya pada. Hal-hal seperti ini kelihatannya simpel, tapi punya dampak besar buat kesiapan anak saat tampil.
Menariknya, nggak semua orang tua ikut larut dalam rasa deg-degan selama anak mempersiapkan penampilan. Ada juga yang memilih untuk tetap tenang dan percaya sama proses yang dijalani anaknya.
“Rasa deg-deggan pasti ada, tapi percaya aja sama anak pasti bisa melakukan yang terbaik,” ungkapnya.
Buatnya, komunikasi memang jadi kunci utama dalam mendampingi anak selama proses persiapan. Nggak perlu cara yang rumit, justru lewat obrolan ringan sehari-hari, orang tua bisa tahu sejauh mana kesiapan anak sekaligus membangun rasa percaya diri mereka. Dengan pendekatan sederhana seperti ini, hubungan antara orang tua dan anak jadi lebih dekat, dan anak pun merasa didukung tanpa tekanan berlebihan.
“Setiap ditanya anaknya, udah siap belum? Udah tuh, aku udah latihan juga,” jelasnya bangga atas kepercayaan diri anaknya.
Di tengah latihan yang cukup panjang, wajar kalau ada momen anak mulai capek atau kehilangan semangat. Nah, di sinilah peran orang tua sebagai mood booster terasa banget. Cara yang dilakukan pun nggak kaku, justru santai tapi ngena.
“Kalo udah mulai kelihatan capek biasanya di ajak main keluar, refreshing buat anak biar ngge jenuh,” ungkapnya.
Aktivitas ringan seperti ini ternyata cukup efektif buat bikin anak kembali enjoy menjalani proses latihan. Jadi, bukan cuma soal disiplin, tapi juga menjaga suasana hati anak tetap positif.

Lebih dari sekadar tampil, PresGo Expo 2026 juga jadi ruang belajar buat anak dalam membangun kepercayaan diri. Orang tua berharap anak nggak cuma berkembang di sisi seni, tapi juga mentalnya. Hal ini terlihat dari harapan mereka agar anak bisa lebih berani saat tampil di depan umum dan tidak mudah grogi.
Baca juga: SD Prestasi Global Hadirkan PresGo Ramadhan Delight 2026, Membangun Karakter Religius Sejak Dini
Ia juga menyadari bahwa rasa gugup adalah hal yang wajar, sehingga anak perlu belajar menghadapinya dengan caranya sendiri. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan membiarkan anak beradaptasi di atas panggung, misalnya dengan melihat teman-temannya terlebih dahulu agar merasa lebih tenang dan tidak grogi saat tampil.
Dari sini kelihatan jelas, PresGo Expo 2026 bukan cuma tentang hasil akhir di atas panggung, tapi juga perjalanan anak dalam belajar berani, percaya diri, dan menikmati proses. Di balik semua itu, ada peran orang tua yang diam-diam jadi fondasi kuat kesuksesan anak.