PresGoNews.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyiapkan rencana besar di bidang pendidikan tinggi. Pemerintah berencana membuka kampus kedokteran, teknik, serta bidang strategis lainnya yang nantinya dapat diakses anak-anak Indonesia tanpa biaya kuliah. Seluruh biaya pendidikan tersebut akan ditanggung oleh negara.
Baca juga: Kampus Masuk Era Efisiensi 2026, Dosen Mulai WFH dan Mahasiswa Senior Kuliah Fleksibel
Rencana ini disampaikan Prabowo saat meresmikan operasional 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi, di Sekolah Rakyat Terpadu 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1). Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyoroti kebutuhan Indonesia terhadap lebih banyak tenaga profesional, terutama dokter dan dokter gigi.
“Kampus-kampus kedokteran, kampus-kampus teknik dan yang sebagainya, nanti dibuka untuk semua anak-anak Indonesia dan mereka tidak boleh bayar, dibayar oleh negara,” ujar Prabowo pada, Senin (12/1).
Gagasan tersebut kemudian sejalan dengan rencana pemerintah untuk membangun 10 universitas baru yang berfokus pada bidang kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, serta sains dan teknologi. Kampus-kampus tersebut dirancang dengan standar pendidikan internasional dan diharapkan dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Dalam laman resmi Presiden Republik Indonesia, Prabowo juga menyampaikan bahwa mahasiswa yang diterima di universitas tersebut akan mendapatkan beasiswa penuh dari pemerintah.
“Saya ingin menggunakan standar Inggris, yaitu standar pendidikan tertinggi dari universitas-universitas terbaik di Inggris,” ungkap Prabowo dikutip dari laman resmi Presiden Republik Indonesia pada, Rabu (21/1).
Meski begitu, masyarakat masih perlu menunggu informasi lebih lanjut mengenai lokasi kampus, mekanisme seleksi, kuota mahasiswa, hingga jadwal pendaftaran. Jika terealisasi, rencana ini bisa menjadi kabar baik bagi anak-anak Indonesia yang ingin menempuh pendidikan di bidang kedokteran, teknik, dan sains tanpa terbebani biaya kuliah.