Ketahui Hantavirus yang Menyerang Kapal Pesiar hingga Menimbulkan Korban

PresGoNews.com, Jakarta – Kasus kematian misterius di kapal pesiar lagi jadi perhatian dunia. Kali ini terjadi di kapal ekspedisi MV Hondius yang sedang berlayar di Samudra Atlantik. Sampai awal Mei 2026, tercatat tiga penumpang meninggal dunia dan beberapa lainnya masih dalam pengawasan medis. Situasi ini langsung ditangani serius oleh World Health Organization yang kini masih melakukan investigasi lebih lanjut.

Baca juga: Waspada Spyware Morpheus Serang Handphone, Diam-diam Bajak WhatsApp Kamu

Buat yang belum familiar, hantavirus sebenarnya bukan virus baru, tapi memang jarang terdengar. Virus ini berasal dari hewan pengerat seperti tikus, dan bisa menular ke manusia lewat paparan kotoran, urin, atau air liur yang terkontaminasi. Dalam kondisi tertentu, virus ini juga bisa “naik” ke udara dalam bentuk partikel debu yang terhirup. Jadi, kalau ada area yang terpapar tapi nggak terlihat jelas, tetap berisiko.

Yang bikin hantavirus berbahaya adalah dampaknya ke tubuh. Infeksi ini bisa berkembang jadi kondisi serius yang dikenal sebagai Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), yaitu gangguan paru-paru yang bisa memburuk dengan cepat. Awalnya memang terasa seperti flu biasa demam, pegal, dan lelah namun dalam waktu singkat bisa berubah jadi sesak napas parah. Di titik ini, kondisi pasien bisa kritis bahkan berujung fatal.

“Hantavirus infections can cause severe and sometimes fatal respiratory disease in humans,” ujar World Health Organization pada, Sabtu (3/5).

Pernyataan ini jadi pengingat kalau virus ini memang nggak bisa dianggap remeh, apalagi kalau sudah masuk fase berat.

Hantavirus
Transmisi Penyakit Hantavirus | Foto: ipb.ac.id

Investigasi masih berjalan untuk mencari sumber penularan utama

Kasus di kapal MV Hondius ini cukup kompleks karena terjadi di lingkungan tertutup dengan banyak orang. Tiga korban yang meninggal diketahui merupakan penumpang lanjut usia, sementara beberapa lainnya masih dipantau kondisinya. Bahkan, sempat ada pasien yang harus dirawat intensif setelah dievakuasi dari kapal.

Baca juga: Dokter Muda Gugur di Masa Internship: Kasus Campak di Cianjur Jadi Alarm Serius Kesehatan Publik

Sampai sekarang, sumber pasti penularan masih ditelusuri. Ada dugaan paparan terjadi di dalam kapal, tapi nggak menutup kemungkinan juga sudah terjadi sebelum perjalanan dimulai. WHO sendiri sudah mengonfirmasi setidaknya satu kasus positif lewat uji laboratorium, sementara kasus lainnya masih dianalisis.

Walau terdengar mengkhawatirkan, hantavirus umumnya tidak mudah menular antar manusia. Fokus utama tetap pada pencegahan, terutama dengan menjaga kebersihan dan menghindari paparan dari hewan pengerat. Kasus ini jadi semacam wake-up call bahwa penyakit langka pun bisa muncul di situasi tak terduga, dan kewaspadaan tetap jadi kunci utama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga