PresGoNews.com, Jakarta – Warga Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya mulai merasakan akses air bersih perpipaan setelah bertahun-tahun hidup dengan keterbatasan air layak pakai.
Selama ini, banyak warga harus mengandalkan air sumur yang keruh, payau, bahkan membeli air dari pedagang keliling untuk kebutuhan sehari-hari. Kini, kondisi tersebut perlahan berubah setelah jaringan air bersih dari PAM JAYA mulai masuk ke kawasan permukiman padat warga.
Baca juga: Zebra Cross “Pac-Man” di Tebet Dibongkar: Kreativitas Warga Berhadapan dengan Standar Keselamatan
Pembangunan jaringan perpipaan terbaru dilakukan di wilayah Gang Banjir RT 4 dan RT 5 RW 5 Kapuk Muara. Informasi itu disampaikan melalui unggahan resmi PAM JAYA pada media sosial mereka.
Dalam keterangannya, perusahaan daerah tersebut menegaskan komitmennya untuk memperluas akses air bersih bagi masyarakat Jakarta, termasuk wilayah yang selama ini kesulitan mendapatkan layanan air PAM.
“Komitmen memenuhi hak dasar warga, PAM JAYA memperluas jaringan pipa air bersih hingga ke pemukiman padat di kawasan Kapuk Muara,” tulis PAM JAYA pada unggahan resminya, Sabtu (24/5).

Masalah air bersih di Kapuk Muara memang bukan cerita baru. Warga sudah bertahun-tahun menghadapi persoalan distribusi air bersih yang belum merata. Tidak sedikit masyarakat yang terpaksa memakai air tanah dengan kualitas kurang baik untuk mandi, mencuci, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.
Kondisi ini juga membuat sebagian warga harus mengeluarkan biaya tambahan hanya untuk membeli air bersih setiap minggu.
Namun sekarang, harapan baru mulai terasa. Dalam sejumlah laporan warga yang beredar pada Mei 2026, beberapa rumah di Kapuk Muara sudah mulai menerima aliran air bersih langsung dari jaringan perpipaan PAM JAYA. Kehadiran air bersih ini disambut antusias karena dinilai sangat membantu kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Selain membangun jaringan baru, PAM JAYA juga terus melakukan optimalisasi distribusi air di kawasan Kapuk Muara. Perbaikan dan penguatan jaringan dilakukan agar aliran air ke rumah warga bisa lebih stabil dan merata.
Baca juga: Jakarta Tiba-Tiba Gelap, Blackout Ganggu Transportasi, Aktivitas Warga, hingga Pusat Perbelanjaan
Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, sebelumnya juga menegaskan target besar perusahaan dalam memperluas layanan air bersih di Jakarta.
“Target kami di 2029 nanti cakupan layanan sudah mencapai 100 persen,” ujar Arief dalam keterangan resminya, Selasa (11/3).
Masuknya jaringan air bersih ke Kapuk Muara bukan hanya soal fasilitas baru, tetapi juga menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas hidup warga setelah bertahun-tahun hidup di tengah keterbatasan akses air bersih.