PresGoNews.com, Jakarta – Kabar baik datang untuk jutaan pengemudi ojek online (ojol) di Indonesia. Mulai 1 Juli 2026, pemerintah resmi memangkas potongan komisi yang diambil perusahaan aplikator menjadi maksimal 8 persen. Kebijakan ini disambut positif karena dinilai bisa memberikan ruang pendapatan yang lebih besar bagi para driver yang selama ini mengeluhkan besarnya potongan komisi hingga mencapai 20 persen.
Baca juga: Batalkan Pesanan GoCar Kini Bisa Kena Biaya Rp3.000, Ini Penjelasan Gojek
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa aturan baru tersebut langsung diberlakukan tanpa melalui masa uji coba. Menurutnya, pemerintah ingin segera melihat dampak dari kebijakan ini terhadap kesejahteraan pengemudi dan ekosistem transportasi online secara keseluruhan.
“Oh enggak (tidak uji coba), langsung diberlakukan 1 Juli, kita lihat nanti reaksinya seperti apa,” ujar Dudy pada Sabtu (28/6).

Pemerintah juga memastikan akan merevisi ketentuan sebelumnya yang masih mengatur batas maksimal komisi sebesar 20 persen. Dengan perubahan ini, regulasi baru diharapkan mampu menciptakan pembagian pendapatan yang lebih adil antara perusahaan aplikator dan mitra pengemudi.
“Sehingga dengan adanya komisi 8 persen maka kami akan merevisi ketentuan yang komisi yang semula berbunyi maksimal 20 persen,” kata Dudy pada Sabtu (28/6).
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya menyoroti besarnya potongan yang diterima pengemudi ojol. Pemerintah menilai pengurangan komisi menjadi 8 persen dapat membantu meningkatkan kesejahteraan driver tanpa harus menaikkan tarif yang dibayarkan penumpang.
Baca juga: Registrasi SIM Biometrik Resmi Berlaku, Daftar Nomor Baru Kini Wajib Verifikasi Wajah
Sejumlah perusahaan aplikator pun disebut telah menyatakan kesiapan untuk menyesuaikan sistem mereka dengan aturan baru tersebut. Jika implementasinya berjalan sesuai rencana, pemangkasan komisi ini bukan hanya menjadi kabar baik bagi para pengemudi, tetapi juga bisa menjadi langkah penting dalam menciptakan industri transportasi online yang lebih sehat dan berkeadilan.