Reshuffle Prabowo Geser Sejumlah Pejabat, dari Menteri hingga Kapolri

Pelantikan dan pengucapan sumpah pejabat negara, Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/9/2026). | Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

PresGoNews.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan reshuffle kabinet dengan menggeser sejumlah pejabat ke posisi baru. Perubahan ini tidak hanya menyentuh jajaran menteri dan wakil menteri, tetapi juga posisi strategis di lingkungan kepolisian dan pemerintahan.

Baca juga: Purbaya Yudhi Sadewa Digantikan Suahasil Nazara, Ini Sosok Menkeu Baru

Sejumlah pejabat dilantik di Istana Negara pada Kamis (1/10). Dalam perubahan tersebut, Sugiono yang sebelumnya menjabat Menteri Luar Negeri kini dipercaya sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Sementara posisi Menteri Luar Negeri diisi Arrmanatha Christiawan Nasir.

Perubahan juga terjadi pada posisi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. Jabatan tersebut kini ditempati Dudung Abdurachman. Bahlil Lahadalia juga mendapat posisi baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Sementara Muhammad Sarmuji dipercaya menjadi Menteri Perindustrian.

Perubahan besar di jajaran Polri

Reshuffle Prabowo

Reshuffle Prabowo juga membawa perubahan cukup besar di tubuh Polri. Komjen Pol Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Sebelumnya, Suyudi menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional.

Posisi Wakapolri juga berganti. Komjen Pol Wahyu Hadiningrat dilantik menggantikan Komjen Pol Dedi Prasetyo. Pergeseran tidak membuat Listyo Sigit dan Dedi Prasetyo keluar dari pemerintahan. Keduanya justru mendapat tugas baru.

Listyo Sigit dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan, sedangkan Dedi Prasetyo dipercaya menjadi Kepala Badan Reforma Agraria Nasional. Perubahan ini menunjukkan bahwa reshuffle tidak selalu berarti pejabat meninggalkan pemerintahan, tetapi bisa berupa perpindahan ke posisi strategis lainnya.

Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo mengingatkan para pejabat mengenai tanggung jawab yang melekat pada jabatan baru. Prabowo mengucapkan sumpah jabatan yang diikuti para pejabat, termasuk janji untuk setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia.

Baca juga: Sudaryono Resmi Pimpin BGN, Langsung Tancap Gas Perkuat Program MBG

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia,” ujar Prabowo dalam prosesi pelantikan pada, Kamis (1/10).

Dengan perubahan tersebut, reshuffle Prabowo menjadi salah satu langkah penting dalam penataan pemerintahan. Sejumlah wajah lama berpindah posisi, sementara beberapa nama baru masuk untuk mengisi jabatan strategis di Kabinet Merah Putih.

Berita Seimbang, Wawasan Global!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga