PresGoNews.com, Medan – Media sosial kembali diramaikan dengan sebuah narasi tragis tentang seorang ayah yang disebut tidak sengaja begal anak kandungnya sendiri hingga meninggal dunia. Cerita tersebut sontak menarik perhatian publik karena disebut berakhir tragis setelah sang pelaku baru mengetahui bahwa korban merupakan anaknya sendiri.
Baca juga: Bocah 4 Tahun di Tebet Meninggal Usai Terjebak 4 Jam di Lubang Proyek
Namun, publik tampaknya perlu lebih berhati-hati dalam menerima informasi tersebut. Hingga Jumat (24/7), belum ada keterangan resmi dari kepolisian yang membenarkan bahwa peristiwa tersebut benar-benar terjadi di Medan. Narasi yang beredar juga belum dilengkapi identitas korban dan pelaku, waktu kejadian, lokasi spesifik, maupun laporan kepolisian yang bisa diverifikasi.
Sebuah laporan yang membahas narasi tersebut bahkan menyebut bahwa kisah ayah membegal anak kandung sendiri belum memiliki bukti kuat dan berpotensi merupakan cerita yang dibuat-buat. Foto yang digunakan dalam sejumlah unggahan juga tidak selalu sama, sehingga belum dapat dipastikan berkaitan dengan peristiwa yang dinarasikan.
Di tengah viralnya cerita tersebut, kasus begal di wilayah Medan dan Sumatera Utara memang masih menjadi perhatian. Polda Sumut baru-baru ini mengungkap kasus komplotan begal yang diduga beraksi di puluhan lokasi.
Baca juga: Tragedi di Gunung Ungaran Bayi 1,5 Tahun Meninggal Usai Alami Hipotermia Saat Pendakian
“Para pelaku ini berhasil kita tangkap dari lokasi berbeda-beda. Mereka merupakan satu komplotan yang biasa memepet korban, menodongkan senjata tajam, kemudian mengambil kendaraan maupun barang berharga milik korban,” ujar Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, AKBP Ridwan JM Hutagaol pada, Kamis (23/7).
Dengan demikian, kisah seorang ayah yang disebut membegal anak kandungnya sendiri hingga meninggal dunia masih belum terverifikasi. Masyarakat sebaiknya tidak langsung percaya atau menyebarkan narasi tersebut sebagai fakta sebelum ada konfirmasi resmi dari kepolisian maupun sumber terpercaya lainnya.