Bahasa Inggris Jadi Mapel Wajib SD Mulai 2027, Pemerintah Siapkan Guru dan Kurikulum Bertahap

PresGoNews.com, Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi memastikan kalau Bahasa Inggris bakal jadi mata pelajaran wajib di SD mulai tahun ajaran 2027/2028. Kebijakan ini bakal mulai diterapkan buat siswa kelas 3 SD, dan jadi salah satu langkah serius pemerintah buat nyiapin generasi muda biar lebih siap bersaing di level global.

Baca juga: Kemendiktisaintek Buka Suara Soal Isu Penutupan Prodi, Bukan Menghapus Tapi Membenahi

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa kemampuan Bahasa Inggris sekarang sudah bukan sekadar nilai tambah, tapi udah jadi kebutuhan dasar. Di tengah dunia yang makin digital dan terkoneksi, kemampuan bahasa asing dianggap penting banget buat bantu siswa lebih adaptif sejak usia dini.

Dalam keterangan resmi Kemendikdasmen pada Selasa (20/5), pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ini sudah disiapkan secara bertahap supaya nggak kaget saat diterapkan.

“Bahasa Inggris akan diintegrasikan sebagai mata pelajaran wajib di tingkat sekolah dasar mulai tahun ajaran 2027/2028, dengan implementasi awal pada kelas 3 SD, serta didukung oleh peningkatan kompetensi guru secara nasional.”

Guru SD jadi fokus utama sebelum kebijakan diterapkan

Sekolah Jalur Zonasi

Tapi yang menarik, kebijakan ini nggak langsung diterapkan begitu saja. Pemerintah sadar banget kalau kunci utamanya ada di kesiapan guru. Makanya, sebelum 2027, akan ada pelatihan besar-besaran buat guru SD di seluruh Indonesia supaya mereka siap ngajar Bahasa Inggris dengan cara yang lebih relevan dan gampang dipahami anak-anak.

Nggak cuma soal pelatihan, tapi juga ada penguatan metode belajar yang lebih komunikatif dan interaktif. Jadi nanti bukan cuma hafalan, tapi siswa juga diajak buat lebih aktif ngomong, denger, dan pakai Bahasa Inggris dalam konteks sehari-hari. Pemerintah juga mulai dorong pemanfaatan teknologi biar proses belajar makin fleksibel dan nggak kaku.

Baca juga: 6 TK Islam Terbaik di Depok, Pilihan Cerdas untuk Pendidikan Anak Sejak Dini

Di sisi lain, kebijakan ini juga punya misi pemerataan pendidikan. Artinya, bukan cuma sekolah di kota besar yang harus siap, tapi juga sekolah di daerah biar kualitas pembelajarannya tetap seimbang.

Harapannya, dengan masuknya Bahasa Inggris sejak SD, siswa Indonesia bisa lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan global. Pemerintah ingin generasi ke depan nggak cuma pintar secara akademik, tapi juga punya kemampuan komunikasi yang lebih luas, tanpa meninggalkan identitas pendidikan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga