PresGoNews.com, Jakarta – Sejumlah SPBU Pertamina di Jakarta belakangan jadi sorotan setelah diketahui sudah tidak lagi menjual BBM subsidi jenis Pertalite. Banyak warga yang awalnya mengira Pertalite bakal dihapus total dari seluruh Indonesia, apalagi setelah beberapa SPBU memasang pemberitahuan bahwa penjualan Pertalite dihentikan mulai Kamis (1/5). Padahal, Pertamina memastikan kebijakan ini hanya berlaku di beberapa SPBU tertentu yang berubah konsep menjadi SPBU Signature atau SPBU layanan premium.
Beberapa lokasi yang sudah tidak lagi menyediakan Pertalite di antaranya berada di kawasan Slipi, Fatmawati, Antasari, Pondok Indah, hingga Cengkareng. Di SPBU tersebut, konsumen kini lebih banyak diarahkan menggunakan BBM non-subsidi seperti Pertamax, Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Perubahan ini ternyata berkaitan dengan transformasi layanan yang sedang dilakukan Pertamina di sejumlah SPBU perkotaan. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, menjelaskan bahwa SPBU Signature memang difokuskan untuk menghadirkan layanan premium sekaligus menyediakan BBM non-subsidi dengan fasilitas yang lebih modern. Ia menegaskan bahwa penghentian Pertalite bukan berarti stok BBM subsidi itu hilang dari pasaran.
“SPBU Signature memang difokuskan untuk melayani produk non-subsidi dengan pelayanan yang lebih premium,” ujar Heppy dalam keterangannya yang dikutip CNBC Indonesia pada Senin (5/5).

Kehadiran Pertamax Green 95 juga mulai mencuri perhatian karena disebut-sebut menjadi alternatif baru pengganti Pertalite di beberapa SPBU tersebut. BBM ini memiliki campuran bioetanol yang diklaim lebih ramah lingkungan dan menjadi bagian dari dorongan penggunaan energi yang lebih bersih. Meski begitu, Pertamina menegaskan masyarakat tetap bisa membeli Pertalite di sebagian besar SPBU lain di Indonesia.
Isu soal penghapusan Pertalite secara nasional pun langsung dibantah. Pertamina memastikan distribusi Pertalite masih berjalan normal dan stoknya dalam kondisi aman. Harga Pertalite juga masih bertahan di angka Rp10.000 per liter sampai sekarang.
Baca juga: Harga BBM Nonsubsidi Naik per 18 April 2026, Dexlite dan Pertamina Dex Tembus Rp23.000 per Liter
Dalam klarifikasi yang dimuat laman resmi InfoPublik, pemerintah juga menegaskan bahwa kabar Pertalite akan dihapus total dan diganti penuh oleh Pertamax Green merupakan informasi yang tidak benar. “Belum ada keputusan resmi pemerintah terkait penghapusan Pertalite secara nasional,” tulis InfoPublik dalam artikelnya yang dipublikasikan Selasa (6/5).
Sampai saat ini belum ada tanda-tanda seluruh SPBU Pertamina akan berhenti menjual Pertalite. Kebijakan tersebut disebut hanya diterapkan di SPBU tertentu dengan konsep premium, terutama di wilayah perkotaan. Artinya, masyarakat masih bisa menemukan Pertalite dengan mudah di ribuan SPBU Pertamina lain yang tetap melayani BBM subsidi seperti biasa.