Tangsel ONE: Wajah Baru Layanan Publik Digital Berbasis AI Mulai 30 April 2026

PresGoNews, JakartaKota Tangerang Selatan (Tangsel) bersiap menyambut babak baru transformasi digital layanan publik dengan hadirnya Tangsel ONE (Tangerang Selatan One System) — sebuah aplikasi layanan digital terpadu berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang resmi diluncurkan mulai 30 April 2026. Inisiatif ini merupakan upaya pemerintah kota dalam merangkum pengalaman layanan publik menjadi lebih sederhana, cepat, dan mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat. 

Baca juga: Teknologi di Balik Pembuatan “Pelangi di Mars”: Dari CGI hingga AI, Bagaimana Imajinasi Diwujudkan ke Layar Lebar

Tangsel ONE dirancang sebagai pusat layanan digital berbasis chat-first AI yang memungkinkan warga mengakses berbagai layanan — mulai dari pengurusan perizinan, penyampaian aduan, hingga pencarian rekomendasi kuliner dan informasi kota — melalui antarmuka obrolan yang intuitif seperti WhatsApp. Dengan pendekatan ini, kompleksitas birokrasi diharapkan akan berkurang, sehingga warganya dapat mendapatkan layanan yang lebih humanis dan responsif. 

Layanan terpadu berbasis Chat-First AI

Pernyataan resmi dari Pemerintah Kota Tangsel menyampaikan pandangan dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tangsel, TB Asep Nurdin:

“Masyarakat Tangerang Selatan hidup di kota yang dinamis dan terus tumbuh. Tangsel ONE lahir untuk menjawab tantangan itu sebagai pusat layanan digital terpadu,” pada, Sabtu (28/3).

Selain itu, ia juga menambahkan, “Smart city bukan sekadar teknologi atau digitalisasi semata. Ini tentang warga Kota Tangerang Selatan yang berhak mendapatkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan benar‑benar memudahkan hidup mereka.” 

TB Asep Nurdin

Tantangan dan peluang implementasi

Peluncuran Tangsel ONE mencerminkan tren global di mana pemerintahan daerah memanfaatkan AI untuk mempercepat layanan, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat komunikasi dengan warganya. Tantangan tetap ada, seperti menjaga transparansi, privasi data, dan memastikan akses inklusif bagi semua generasi. Pertanyaan reflektif yang layak dipertimbangkan: Apakah pendekatan chat-first AI seperti Tangsel ONE dapat menjembatani kesenjangan digital antar generasi dalam jangka panjang?

Baca juga: Samsung Siapkan Kacamata Pintar Berbasis AI, Awal Baru Perangkat Wearable?

Bagi masyarakat Tangerang Selatan, aplikasi ini membuka peluang baru dalam cara berinteraksi dengan pemerintah kota. Jika dijalankan dengan baik, Tangsel ONE berpotensi membuat layanan publik lebih ramah pengguna, cepat, dan memberikan pengalaman digital yang modern bagi semua generasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga