PresGoNews.com, Jakarta – Kebakaran hutan di kawasan Gunung Lawu kembali menjadi perhatian. Api yang sebelumnya muncul di wilayah Magetan kini dilaporkan meluas hingga kawasan Ngawi, Jawa Timur. Hingga Jumat (18/9), petugas gabungan masih melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan kobaran api di lereng gunung.
Kepala BPBD Kabupaten Ngawi Prila Yuda Putra mengatakan masih ada empat titik api yang berada di kawasan Gunung Lawu. Kondisi medan yang terjal dan lokasi yang sulit dijangkau membuat proses pemadaman tidak bisa dilakukan dengan cepat.
Baca juga: Kebakaran Kalimantan Meluas, Pemerintah Perkuat Pemadaman Darat dan Udara
“Masih ada empat titik api di sekitar gunung,” ujar Yuda pada, Jumat (18/9).
Petugas gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri dan relawan terus melakukan pemantauan sekaligus membuat ilaran atau sekat bakar. Cara ini dilakukan untuk membatasi pergerakan api agar tidak semakin menyebar ke kawasan hutan lainnya.

Kebakaran Gunung Lawu sebelumnya terdeteksi di wilayah Magetan pada Senin (14/9). Berdasarkan laporan resmi BPBD Kabupaten Magetan, api pertama kali muncul sekitar pukul 07.58 WIB di kawasan perbatasan Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Magetan, dengan Desa Karangrejo, Kecamatan Kendal, Ngawi.
BPBD Magetan mencatat kebakaran tersebut berdampak pada sekitar 9 hektare kawasan hutan. Pada Rabu (16/9), titik api kembali ditemukan di Petak 66 RPH Bedagung, Desa Getasanyar, Kecamatan Sidorejo, dengan area terdampak sekitar 8 hektare.
Melalui laman resminya, BPBD Magetan mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, membuang puntung rokok sembarangan, maupun menyalakan api di kawasan yang mudah terbakar.
Baca juga: Tim Medis Siaga 24 Jam, Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin Mulai Ganggu Warga
Sementara itu, Perhutani menutup sementara jalur pendakian Gunung Lawu melalui Cemoro Sewu demi keamanan pendaki. Penutupan dilakukan karena kondisi kebakaran masih berkembang dan berpotensi membahayakan masyarakat yang berada di kawasan tersebut.
Situasi ini membuat penanganan kebakaran Gunung Lawu masih terus berlanjut. Petugas tetap memantau titik api dan berupaya mencegah kobaran menjalar lebih luas.