PresGoNews.com, Jakarta – Kabar kurang menyenangkan datang dari dunia sepak bola Indonesia. Timnas Indonesia dipastikan tidak akan tampil di cabang sepak bola Asian Games 2026 yang akan digelar di Aichi–Nagoya, Jepang. Keputusan ini bukan karena Indonesia menarik diri, tapi karena aturan baru dari penyelenggara yang membuat jalur tampil jadi jauh lebih ketat.
Baca juga: FIFA Skors Pemain Qatar Lima Laga Usai Tekel Horor yang Patahkan Kaki Pemain Kanada
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan bahwa Indonesia harus mengikuti regulasi resmi yang sudah ditetapkan. Dalam keterangannya pada Selasa (23/6) 2026, ia mengatakan, “Tidak (sepak bola Indonesia tidak bertanding di Asian Games 2026). Kan, dari aturan (dari penyelenggara) Asian Games dan AFC sudah ada keputusan seperti itu.”
Aturan baru dari Komite Olimpiade Asia dan AFC membuat cabang sepak bola putra hanya diikuti 16 tim terbaik yang lolos lewat jalur kualifikasi tertentu. Salah satu syarat utamanya adalah hasil dari Piala Asia U-23, yang otomatis jadi penentu siapa saja yang bisa tampil.
Sayangnya, Timnas Indonesia U-23 tidak berhasil memenuhi syarat tersebut, sehingga secara otomatis tidak masuk daftar peserta Asian Games 2026. Sistem ini jelas berbeda dibanding edisi sebelumnya yang lebih fleksibel dalam hal pendaftaran tim.
Perubahan aturan ini juga membuat beberapa negara lain ikut terdampak karena sistemnya benar-benar fokus pada kualitas dan hasil kualifikasi, bukan sekadar partisipasi.
Baca juga: John Herdman dan Harapan Baru untuk Timnas Indonesia
Meski sempat ada keberatan dari pihak terkait di Indonesia, keputusan tetap tidak berubah karena merupakan bagian dari regulasi resmi yang sudah disepakati sejak awal.
Dengan kondisi ini, Indonesia harus rela tidak ambil bagian di salah satu cabang paling populer di Asian Games. Fokus ke depan disebut akan dialihkan ke ajang internasional lain yang masih bisa diikuti, sekaligus evaluasi performa tim muda agar bisa lebih siap di kompetisi berikutnya.