PresGoNews.com, Jakarta – Lagu “SWIM” milik BTS tengah menghadapi gugatan hak cipta di Amerika Serikat. Tiga penulis lagu asal Los Angeles, Steve Cooper, Jon Sandler, dan Greylyn Johnson, menggugat HYBE serta sejumlah pihak yang terlibat dalam produksi lagu tersebut pada Rabu (8/7).
Baca juga: Lee Jong Suk dan IU Dikabarkan Putus Setelah 4 Tahun Pacaran, Keduanya Pilih Tetap Saling Mendukung
Para penggugat menilai “SWIM”, yang menjadi salah satu lagu utama dalam album ARIRANG, memiliki kemiripan dengan demo lagu berjudul sama yang mereka buat pada awal 2025. Mereka mengklaim demo tersebut telah dibagikan kepada sejumlah pihak di industri musik sebelum lagu BTS dirilis.
Dalam gugatan yang diajukan ke Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Central District of California, ketiga songwriter itu meminta kompensasi, penghentian penggunaan lagu, hingga kemungkinan pengakuan sebagai penulis bersama. Mereka juga menyertakan analisis ahli musik yang menyoroti sejumlah kemiripan dalam elemen musik kedua karya tersebut.

Namun, Big Hit Music tidak tinggal diam. Agensi BTS langsung membantah tuduhan tersebut dan menyebut gugatan yang diajukan hanya berisi klaim sepihak. Big Hit Music menegaskan bahwa lagu “SWIM” dibuat secara independen dan akan menghadapi perkara tersebut melalui jalur hukum.
“Big Hit Music menegaskan bahwa klaim terkait pelanggaran hak cipta atas ‘SWIM’ merupakan klaim sepihak dan tidak berdasar, serta akan meresponsnya dengan tegas melalui proses hukum,” ujar Big Hit Music pada Jumat (10/7).
Baca juga: Na Jaemin dan Namgoong Min Satu Frame, Netizen Soroti “Aura Keluarga” di Self-On KODE
Sampai saat ini, perkara tersebut masih berjalan dan belum menghasilkan putusan pengadilan. Para anggota BTS juga tidak tercantum sebagai tergugat dalam gugatan tersebut. Artinya, tuduhan plagiarisme terhadap “SWIM” masih sebatas klaim dari pihak penggugat dan harus dibuktikan melalui proses hukum yang sedang berlangsung.