Berawal dari Mati Lampu, Siswa MAN 19 Jakarta Sulap Minyak Jelantah Jadi Listrik Alternatif

Berawal dari Mati Lampu, Siswa MAN 19 Jakarta Sulap Minyak Jelantah Jadi Listrik | Foto: lestari.kompas.com

PresGoNews.com, Jakarta – Siapa sangka, momen mati lampu yang biasanya bikin kesal justru jadi titik awal lahirnya ide keren dari siswa MAN 19 Jakarta. Kejadian ini bermula saat aliran listrik di rumah mereka sempat padam, memaksa mereka berpikir cepat mencari alternatif penerangan. Dari situ, muncul ide sederhana tapi out of the box: memanfaatkan minyak jelantah sebagai sumber energi.

Baca juga: Benwit Karya ITS Ubah Sawit Jadi Bensin, Solusi Nyata Kurangi Ketergantungan BBM Fosil

Dengan rasa penasaran yang tinggi, para siswa mulai bereksperimen mengolah minyak bekas tersebut. Mereka mencoba mengubah limbah rumah tangga itu menjadi bahan yang bisa menghasilkan energi, baik untuk penerangan maupun listrik skala kecil. Prosesnya memang tidak instan, tapi dari percobaan demi percobaan, mereka berhasil menciptakan prototipe sederhana yang membuktikan bahwa minyak jelantah punya potensi besar.

Gagasan ini sebenarnya bukan tanpa dasar. Dalam salah satu konten edukasi dari laman resmi digital, disebutkan bahwa minyak bekas memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi energi alternatif. “Minyak jelantah bukan limbah tapi potensi energi masa depan,” tulis dalam publikasi tersebut pada, Senin (12/2). Pernyataan ini seolah menguatkan bahwa langkah para siswa MAN 19 Jakarta sudah berada di jalur yang tepat.

Apa yang mereka lakukan bukan sekadar eksperimen iseng. Inovasi ini jadi bukti nyata bahwa masalah sehari-hari bisa melahirkan solusi yang berdampak luas. Selain bisa jadi alternatif saat listrik padam, pemanfaatan minyak jelantah juga membantu mengurangi pencemaran lingkungan yang selama ini sering terjadi akibat pembuangan minyak bekas sembarangan.

Minyak Jelantah Menjadi Listrik

Inovasi sederhana tapi dampaknya nyata untuk lingkungan

Dampaknya terasa cukup signifikan. Lingkungan jadi lebih terjaga, dan masyarakat mulai melihat minyak jelantah dari sudut pandang yang berbeda. Yang tadinya dianggap limbah tak berguna, kini justru punya nilai ekonomis dan fungsional.

Baca juga: Serunya Belajar Luar Angkasa, Siswa SD Prestasi Global Jelajah Sky World TMII

Menariknya, ide seperti ini juga sejalan dengan arah kebijakan energi di Indonesia yang mulai melirik sumber energi terbarukan. Dalam pernyataan resminya, Presiden Prabowo Subianto menyebut bahwa minyak jelantah punya potensi besar untuk diolah lebih lanjut. “Bahkan avtur nanti itu dari jelantah,” ujarnya pada, Kamis (9/4).

Saat ini, inovasi yang digagas siswa MAN 19 Jakarta ini masih terus berkembang. Meski masih dalam tahap sederhana, ide mereka sudah membuka peluang untuk riset lanjutan dan pengembangan teknologi yang lebih besar. Dari kejadian mati lampu yang terkesan sepele, justru lahir inovasi yang relevan dengan masa depan energi membuktikan bahwa solusi besar kadang datang dari masalah yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga