Benwit Karya ITS Ubah Sawit Jadi Bensin, Solusi Nyata Kurangi Ketergantungan BBM Fosil

PresGoNews.com, JakartaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember kembali bikin gebrakan di dunia energi lewat inovasi bernama Benwit, atau bensin berbahan dasar minyak sawit. Di tengah isu ketergantungan terhadap bahan bakar fosil yang makin jadi sorotan, kehadiran Benwit terasa relevan banget sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan sekaligus memanfaatkan sumber daya lokal Indonesia.

Baca juga: Mengenal Sosok Juwono Sudarsono, Tokoh Intelektual yang Mengabdi untuk Negeri

Benwit dikembangkan dengan teknologi catalytic cracking, yaitu proses yang mengubah molekul besar dari minyak sawit menjadi senyawa hidrokarbon yang lebih ringan, mirip seperti bensin yang biasa dipakai sehari-hari. Dari proses ini, dihasilkan senyawa dengan rentang karbon C5 sampai C11 yang memang jadi komponen utama bensin. Menariknya, tim peneliti ITS juga terus melakukan pengembangan pada bagian katalis, dari yang awalnya sederhana sampai menggunakan kombinasi bimetalik agar hasilnya makin optimal.

Dari sisi performa, Benwit bukan cuma sekadar konsep. Hasil pengembangannya menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan, dengan yield biogasoline yang bisa mencapai hingga 83 persen. Selain itu, proses produksinya juga jadi lebih efisien karena suhu yang dibutuhkan berhasil diturunkan. Hal ini membuat Benwit punya nilai lebih, bukan cuma sebagai alternatif energi, tapi juga sebagai solusi yang lebih hemat dan berkelanjutan.

Yang bikin inovasi ini makin menarik, hampir semua hasil sampingnya tetap bisa dimanfaatkan. Gas yang dihasilkan bisa dipakai lagi sebagai bahan bakar untuk proses produksi, sementara residu cairnya masih bisa digunakan sebagai bahan bakar alternatif lainnya. Jadi, konsep yang diusung benar-benar mendekati zero waste, sesuatu yang penting banget di era sekarang.

BenWit

ITS tegaskan komitmen dukung kemandirian energi nasional

Lewat laman resminya, ITS menegaskan bahwa pengembangan Benwit bukan sekadar eksperimen, tapi bagian dari upaya serius menuju kemandirian energi nasional. Dalam rilis tersebut disebutkan, “Pengembangan bensin sawit atau benwit ini diharapkan mampu menjadi solusi alternatif energi yang efisien dan ramah lingkungan, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil,” pada, Selasa (8/4).

Baca juga: Serunya Belajar Luar Angkasa, Siswa SD Prestasi Global Jelajah Sky World TMII

Uji coba Benwit sendiri sudah dilakukan pada beberapa mesin, termasuk mesin pertanian dan sepeda motor dengan metode pencampuran bahan bakar. Fokus awalnya memang diarahkan ke sektor pertanian karena dianggap lebih fleksibel dalam menerima bahan bakar baru sebelum nantinya bisa diperluas ke penggunaan yang lebih luas.

Dengan posisi Indonesia sebagai salah satu produsen sawit terbesar di dunia, Benwit punya peluang besar untuk berkembang. Kalau inovasi ini terus didorong, bukan nggak mungkin Indonesia bisa selangkah lebih maju dalam mewujudkan kemandirian energi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga