Rocky Gerung Menjabat di Pemerintahan sebagai Wantimpres, Pengkritik Kini Masuk Lingkar Kekuasaan

Rocky Gerung Diwawancarai Seusai Pelantikan Sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden | Foto: Tangkapan layar Youtube Setpres RI

PresGoNews.com, Jakarta – Rocky Gerung kini resmi menjadi bagian dari pemerintahan setelah dilantik sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Masuknya Rocky ke lingkar pemerintahan langsung menjadi perhatian karena selama ini ia dikenal sebagai akademisi sekaligus pengamat politik yang cukup vokal menyampaikan kritik terhadap pemerintah.

Berdasarkan keterangan resmi Sekretariat Negara, Rocky termasuk anggota Wantimpres yang dilantik Presiden Prabowo pada Jumat (2/10/2026). Pengangkatan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 107/P Tahun 2026. Kehadiran Rocky membuat posisi Wantimpres ikut mendapat sorotan, terutama karena rekam jejaknya yang selama ini identik dengan sikap kritis.

Baca juga: Reshuffle Prabowo Geser Sejumlah Pejabat, dari Menteri hingga Kapolri

Sebagai anggota Wantimpres, Rocky tidak bertugas menjalankan program teknis pemerintahan seperti seorang menteri. Perannya lebih kepada memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden terkait berbagai persoalan strategis.

Dalam laman resmi Sekretariat Negara, Rocky mengatakan Presiden Prabowo menekankan bahwa Wantimpres memiliki “kedudukan etis, bukan teknis.” Pernyataan itu disampaikan Rocky setelah pelantikan pada Jumat (2/10/2026).

Menurut Rocky, posisi tersebut membuat anggota Wantimpres perlu melihat dampak sebuah kebijakan secara lebih luas. Masukan yang diberikan bukan sekadar soal teknis, tetapi juga bagaimana kebijakan pemerintah dapat dipahami dan diterima masyarakat.

Sikap kritis Rocky tetap dibawa ke Istana

Rocky Gerung Wantimpres
Rocky Gerung Dilantik Sebagai Wantimpres | Foto: ANTARA

Yang membuat posisi Rocky semakin menarik adalah pernyataannya soal sikap kritis. Meski sekarang sudah berada di dalam pemerintahan, ia menegaskan bahwa bergabung dengan Wantimpres bukan berarti harus meninggalkan karakter kritisnya.

Dalam pernyataan yang dikutip Antara pada Jumat (2/10/2026), Rocky mengatakan, “Dewan ini justru fungsinya kritis, bukan kritik ya, beda tuh. Kritis terhadap kebijakan.”

Baca juga: Suahasil Lantik 14 Pejabat Kementerian Keuangan, Tegaskan Mutasi Era Purbaya Tetap Sah

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Rocky melihat sikap kritis sebagai bagian dari tugasnya sebagai Wantimpres. Ia bahkan menyebut dirinya hanya berpindah posisi dari luar ke dalam pemerintahan.

Kehadiran Rocky Gerung Wantimpres akhirnya membawa dinamika baru. Sosok yang selama ini dikenal dengan gaya bicara tegas dan kritik tajam kini berada di lingkar Istana dengan tugas memberikan pertimbangan kepada Presiden. Tantangannya tentu menjaga agar suara kritis tersebut tetap menjadi bagian dari fungsi Wantimpres.

Berita Seimbang, Wawasan Global!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga