PresGoNews.com, Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) lagi masuk fase penyesuaian nih di 2026. Pemerintah memutuskan distribusi MBG untuk siswa sekolah dihentikan sementara selama libur sekolah. Tapi ini bukan berarti programnya berhenti total, justru lagi dipakai buat evaluasi besar-besaran dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) biar layanan makin rapi, aman, dan tepat sasaran.
Baca juga: BGN Alihkan Fokus ke Kualitas Program MBG, Tidak Lagi Kejar Target Jumlah Penerima
Yang menarik, kebijakan ini ternyata nggak ngaruh ke semua penerima. Kelompok 3B yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita tetap jadi prioritas utama dan tetap dapat layanan MBG seperti biasa. Jadi meskipun sekolah libur, aliran gizi ke kelompok ini tetap jalan terus tanpa jeda.
Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan hal ini lewat pernyataan resminya. Mereka bilang layanan untuk kelompok 3B memang didesain tidak tergantung kalender sekolah karena kebutuhan gizinya sifatnya harian dan krusial.
“Untuk Kelompok 3B, MBG tetap diberikan enam hari dalam sepekan meskipun sekolah libur, karena mereka membutuhkan asupan gizi yang berkelanjutan,” ujar Badan Gizi Nasional pada Selasa (17/12/2025).
BGN juga menjelaskan kalau masa libur sekolah ini justru dimanfaatkan buat audit dapur MBG di berbagai daerah. Tujuannya simpel tapi penting: memastikan semua SPPG memenuhi standar kebersihan, keamanan makanan, dan kualitas distribusi sebelum masuk fase operasional berikutnya.
Dalam pernyataan lain, BGN kembali menegaskan konsistensi layanan untuk kelompok rentan ini.
“Kelompok 3B tetap menerima MBG enam hari dalam sepekan tanpa terpengaruh kalender libur sekolah,” ujar Badan Gizi Nasional pada Senin (15/12/2025).
Baca juga: BEM Sejumlah Kampus Tolak Wacana Dapur MBG di Lingkungan Kampus
Di sisi lain, penghentian sementara untuk siswa dianggap sebagai langkah teknis, bukan pemangkasan program. Pemerintah ingin memastikan distribusi lebih efektif dan tidak terjadi penumpukan logistik saat sekolah tidak aktif.
Intinya, meskipun siswa lagi “off” dari MBG sementara, program ini sebenarnya tetap jalan—hanya saja fokusnya digeser ke kelompok 3B dan pembenahan sistem di dapur-dapur gizi.