PresGoNews.com, Depok – Sekolah Prestasi Global kembali menghadirkan kegiatan edukatif dan inspiratif melalui program Read Aloud bersama siswa-siswi Kindergarten yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube sekolah pada Rabu, 20 Mei 2026.
Baca juga: Melalui “Read Aloud”, Prestasi Global Kindergarten Latih Anak Percaya Diri dan Gemar Membaca
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan budaya literasi sejak usia dini melalui suasana belajar yang menyenangkan, kreatif, dan interaktif.
Program Read Aloud diikuti oleh tiga siswa Kindergarten yang tampil membacakan cerita pilihan mereka dengan penuh percaya diri dan ekspresi menarik. Davina Mikayla A. S. dari TK B4 Mount Kinabalu membawakan cerita berjudul “Ayo Mancing, Pak!”, Manahil Danesh dari TK B5 Mount Krakatau membacakan cerita “Tak Tahan Lagi”, serta Srialesha Putri Prasetyo dari TK B6 Mount Lawu membawakan cerita “Di Mana Bonta”.
Penampilan ketiganya berhasil memukau penonton sekaligus menunjukkan perkembangan kemampuan komunikasi dan keberanian anak-anak di depan publik.
Kegiatan ini dipandu oleh Tiara Anatasia selaku moderator sekaligus Kindergarten Homeroom Teacher. Selama kegiatan berlangsung, suasana terlihat aktif dan penuh antusiasme dari para peserta maupun penonton yang menyaksikan siaran langsung tersebut.
Melalui program Read Aloud, siswa tidak hanya belajar membaca, tetapi juga dilatih untuk mengembangkan imajinasi, meningkatkan konsentrasi, melatih keterampilan berbicara, serta membangun rasa percaya diri sejak dini.
Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen Sekolah Prestasi Global dalam menghadirkan pengalaman belajar yang aktif dan menyenangkan sesuai dengan semangat Modern Islamic School dan Digital Creative School.
Kepala TK Prestasi Global, Sukistiowarti, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada seluruh siswa yang telah tampil dengan sangat baik dalam kegiatan tersebut. Menurut beliau, program Read Aloud menjadi sarana positif untuk membangun karakter anak sejak usia dini, khususnya dalam menumbuhkan keberanian dan kemampuan mengekspresikan diri.
“Kami sangat bangga melihat keberanian dan perkembangan anak-anak dalam mengekspresikan diri melalui kegiatan membaca. Semoga kegiatan ini dapat menumbuhkan kecintaan terhadap literasi, meningkatkan rasa percaya diri, dan menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta didik,” ujar beliau.