Warga Jakarta Serukan MBG Tetap Berjalan, Pemberantasan Koruptor Harus Terus Digencarkan

PresGoNews.com, Jakarta – Suasana di kawasan Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, terlihat ramai pada Rabu (17/6) saat Aliansi Masyarakat Jakarta Timur menggelar aksi damai. Mereka datang membawa satu pesan yang cukup jelas, yaitu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus terus berjalan, sementara siapa pun yang terbukti melakukan korupsi dalam pelaksanaannya wajib ditindak tegas.

Baca juga: Gibran Temui Mahasiswa Pendemo, 15 Tuntutan Diserahkan Langsung ke Istana Wapres

Menurut mereka, program yang menyasar anak-anak sekolah ini sudah memberikan manfaat nyata dan jangan sampai kehilangan kepercayaan publik gara-gara ulah segelintir oknum.

Masyarakat ingin programnya jalan, koruptornya ditindak

Demo Petani

Dalam audiensi bersama Kementerian Sekretariat Negara, Penanggung Jawab Aliansi Masyarakat Jakarta Timur, Edi Marzuki, menegaskan bahwa MBG masih menjadi kebutuhan masyarakat.

“Hari ini kami hadir bersama-sama untuk menyampaikan aspirasi kepada Bapak Presiden. Pertama, kami memohon agar Program Makan Bergizi Gratis terus dilanjutkan karena program ini sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya, pada Rabu (17/6).

Dukungan terhadap program ini juga dibarengi dengan harapan agar pengawasannya semakin ketat. Perwakilan Aliansi Pulogadung, Rima Patricia Simanjuntak, mengingatkan bahwa tujuan utama MBG adalah meningkatkan kualitas gizi anak, bukan malah menjadi celah penyalahgunaan anggaran.

“Program MBG yang sejatinya bertujuan meningkatkan gizi anak harus benar-benar dimanfaatkan sebagaimana mestinya dan tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu,” ujarnya.

Baca juga: Saat Mahasiswa Turun ke Jalan untuk Memprotes Pemerintah, Petani Justru Turun ke Jalan untuk Mengucapkan Terima Kasih

Pemerintah pun merespons aspirasi tersebut dengan membuka ruang evaluasi. Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, menegaskan bahwa kualitas pelaksanaan MBG akan terus diperbaiki agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara maksimal.

“Kalau ada pengaduan, langsung bisa ditangani agar tidak ada informasi yang tidak baik tentang MBG,”ujarnya, pada Kamis (18/6).

Aksi damai ini memperlihatkan bahwa masyarakat tidak hanya ingin program MBG terus berlanjut, tetapi juga berharap transparansi dan pemberantasan korupsi berjalan beriringan. Dengan begitu, manfaat program bisa benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan dan kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah tetap terjaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga