Siswa SMPIT Alamy Subang Temukan Celah Keamanan NASA dan Raih Pengakuan Dunia

PresGoNews.com, Jakarta – Seorang siswa dari SMPIT Alamy Subang sukses bikin bangga setelah berhasil menemukan celah keamanan di sistem milik NASA. Sosok itu adalah Firoos Ghathfaan Ramadhan, pelajar kelas 8 yang membuktikan kalau kemampuan di dunia digital nggak harus nunggu dewasa dulu.

Baca juga: Artemis II Sukses Kembali ke Bumi Usai Menjalankan Misi Bersejarah 10 Hari Mengelilingi Bulan

Apa yang dilakukan Firoos bukan sekadar coba-coba. Ia menemukan celah berupa broken link hijacking, yaitu kondisi di mana tautan pada situs resmi bisa dimanfaatkan pihak lain kalau sudah tidak aktif. Lewat teknik OSINT dan pencarian lanjutan seperti Google Dorking, Firoos menelusuri halaman demi halaman sampai akhirnya menemukan link yang berpotensi disalahgunakan.

Prosesnya juga nggak instan. Ia cek satu per satu, lalu menganalisis kemungkinan risiko seperti penyamaran identitas atau penyebaran informasi palsu. Semua temuannya itu kemudian disusun rapi dalam laporan yang lengkap, mulai dari bukti sampai penjelasan dampaknya.

Yang bikin makin keren, Firoos nggak menyalahgunakan celah tersebut. Ia justru melaporkannya lewat jalur resmi, yaitu program Vulnerability Disclosure Policy milik NASA. Ini jadi bukti kalau ia paham betul soal etika di dunia cybersecurity.

Respons dari NASA pun positif. Dalam pernyataan resminya, mereka menyampaikan apresiasi atas laporan tersebut. “We appreciate your efforts in responsibly reporting this vulnerability and helping us improve our security posture,” ujar pihak NASA pada, Kamis (10/4/2026). Pernyataan ini menegaskan kalau laporan Firoos memang berdampak dan membantu meningkatkan keamanan sistem mereka.

Apresiasi dari NASA

Dapat penghargaan dan bikin sekolah ikut bangga

Atas kontribusinya, Firoos mendapatkan Letter of Recognition dari NASA. Ini bukan sekadar sertifikat biasa, tapi bentuk pengakuan resmi dari lembaga kelas dunia atas temuannya.

Pihak SMPIT Alamy Subang sendiri ikut merasa bangga dengan pencapaian tersebut. Mereka melihat ini sebagai hasil dari semangat belajar dan rasa ingin tahu yang tinggi dari Firoos, ditambah lingkungan sekolah yang mendukung eksplorasi di bidang teknologi.

Baca juga: Artemis II Sedang Berlangsung Kru NASA Jalani Misi Krusial Mengelilingi Bulan

Di sisi lain, NASA juga menunjukkan respons profesional dengan menindaklanjuti laporan tersebut melalui evaluasi teknis. Apresiasi yang diberikan jadi bukti kalau kontribusi sekecil apa pun tetap dihargai, selama dilakukan dengan cara yang benar.

Kisah ini jadi reminder kalau anak muda Indonesia punya potensi besar buat bersaing di level global. Dengan rasa penasaran, konsistensi belajar, dan etika yang tepat, hal besar seperti ini bukan lagi hal yang mustahil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga