Isu BBM Naik April 2026 Bikin Resah, Pemerintah dan Pertamina Pastikan Belum Ada Keputusan

PresGoNews.com, Jakarta – Obrolan soal kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) per April 2026 belakangan ini makin sering muncul di timeline media sosial. Banyak yang mulai khawatir, apalagi setelah beredar informasi soal potensi lonjakan harga yang cukup tinggi. Tapi kalau ditarik ke sumber resminya, situasinya ternyata tidak sepanas yang dibicarakan.

Pihak PT Pertamina (Persero) memastikan bahwa sampai sekarang belum ada pengumuman resmi terkait harga BBM untuk April 2026. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron.

“Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026,” ujarnya dalam keterangan resmi pada, Senin (30/3).

Baca juga: Dampak Perang Iran Meluas: 10 Negara Ini Terpaksa Naikkan Harga BBM, Siapa Saja?

Pertamina juga mengingatkan masyarakat untuk tidak langsung percaya dengan informasi yang beredar di media sosial, terutama yang belum jelas sumbernya. Soalnya, beberapa dokumen yang viral ternyata bukan berasal dari rilis resmi perusahaan.

“Informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan,” lanjutnya dalam pernyataan yang sama.

Dunia Menghitung Cadangan Minyak di Tengah Konflik Iran–AS, Jawaban Spontan 20 Hari dari Indonesia Jadi Sorotan

Pemerintah memilih wait and see sambil menjaga stabilitas

Dari sisi pemerintah, sikapnya juga masih sama. Melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, belum ada keputusan terkait kenaikan harga BBM untuk April. Semua masih menunggu perkembangan kondisi global, termasuk harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah.

“Nanti kita lihat saja, kan 1 April itu nanti,” ujar Direktur Jenderal Migas Laode Sulaeman.

Yang cukup melegakan, pemerintah juga memberi sinyal bahwa BBM subsidi akan tetap dijaga agar tidak naik dalam waktu dekat.

“Yang penting ‘BBM subsidi’ enggak naik,” tegasnya.

Isu kenaikan ini sendiri awalnya muncul dari dokumen yang beredar luas dan menyebutkan kemungkinan harga Pertamax melonjak cukup tinggi. Tapi setelah dikonfirmasi, baik Pertamina maupun pemerintah menegaskan bahwa informasi tersebut bukan kebijakan resmi.

Meski begitu, wajar kalau masyarakat tetap waspada. Soalnya, harga BBM khususnya non-subsidi memang sangat dipengaruhi kondisi global. Kalau harga minyak dunia naik atau rupiah melemah, penyesuaian harga bisa saja terjadi sewaktu-waktu.

Baca juga: Dunia Menghitung Cadangan Minyak di Tengah Konflik Iran–AS, Jawaban Spontan 20 Hari dari Indonesia Jadi Sorotan

Sampai Selasa 31 Maret 2026, posisi resminya masih jelas: belum ada keputusan kenaikan BBM untuk April 2026. Jadi untuk sekarang, kabar yang beredar lebih ke arah spekulasi daripada kebijakan yang sudah ditetapkan.

Di tengah derasnya informasi yang beredar, masyarakat diharapkan tetap bijak dan mengandalkan sumber resmi. Dengan begitu, kita tidak ikut terbawa panik oleh kabar yang belum tentu benar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga