PresGoNews.com, Jakarta – Transformasi digital sekarang benar-benar terasa makin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Di Kota Kediri, hal sederhana seperti bayar parkir pun sudah naik level. Yang biasanya identik dengan uang receh, kini berubah jadi cukup scan barcode lewat QRIS. Inovasi ini langsung jadi perbincangan setelah videonya viral di media sosial dan bikin banyak orang penasaran sekaligus kagum.
Baca juga: Benwit Karya ITS Ubah Sawit Jadi Bensin, Solusi Nyata Kurangi Ketergantungan BBM Fosil
Dalam video yang beredar, terlihat seorang pengendara cukup mengarahkan kamera ponselnya ke barcode yang ada di rompi juru parkir. Tanpa ribet cari uang tunai atau nunggu kembalian, transaksi bisa langsung selesai dalam hitungan detik. Praktis, cepat, dan terasa banget nuansa modernnya. Buat generasi yang sudah terbiasa dengan e-wallet dan mobile banking, cara ini jelas terasa lebih relate.
Langkah ini bukan sekadar ikut tren, tapi bagian dari upaya serius pemerintah daerah untuk mendorong digitalisasi layanan publik. Dengan sistem seperti ini, pembayaran parkir jadi lebih transparan karena semua tercatat secara digital. Artinya, potensi kebocoran retribusi bisa ditekan, dan pengelolaan jadi lebih rapi. Selain itu, masyarakat juga diuntungkan karena prosesnya lebih simpel dan efisien.
Mengacu pada keterangan resmi dari Bank Indonesia, QRIS memang dibuat untuk menyederhanakan transaksi digital di Indonesia. Dalam pernyataannya disebutkan, “QRIS menyatukan berbagai metode pembayaran menggunakan kode QR agar proses transaksi menjadi lebih efisien dan aman”. Hal ini jadi dasar kuat kenapa sistem seperti di Kediri mulai banyak diterapkan.

Meski terlihat canggih, bukan berarti tanpa tantangan. Masih ada sebagian masyarakat yang belum terbiasa menggunakan pembayaran digital. Belum lagi soal jaringan internet yang kadang tidak stabil, bisa jadi kendala di lapangan. Tapi seiring waktu, hal-hal seperti ini biasanya akan ikut menyesuaikan.
Baca juga: QRIS Tembus Korea Selatan, Bayar Pakai Aplikasi Indonesia Kini Makin Praktis di Luar Negeri
Respons publik sendiri cenderung positif. Banyak yang melihat ini sebagai langkah nyata menuju konsep smart city yang selama ini sering digaungkan. Kehadiran QRIS di parkir jalanan jadi bukti kalau digitalisasi bukan cuma untuk hal besar, tapi juga bisa masuk ke aktivitas kecil yang kita lakukan hampir setiap hari.
Dengan konsep yang simpel tapi berdampak besar, inovasi ini punya potensi untuk diterapkan di kota-kota lain. Kalau konsisten dikembangkan, bukan tidak mungkin ke depan bayar parkir pakai cash justru jadi hal yang mulai ditinggalkan.