Orang Tua Berpeluang Awasi Dapur MBG Lewat CCTV, BGN Siapkan Sistem Pemantauan

PresGoNews.com, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan langkah baru untuk memperkuat pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satunya dengan membuka peluang bagi orang tua siswa untuk ikut memantau aktivitas dapur MBG melalui kamera pengawas atau CCTV.

Rencana ini menjadi perhatian karena orang tua memiliki kepentingan langsung terhadap kualitas makanan yang dikonsumsi anak di sekolah. Melalui sistem pemantauan yang lebih terbuka, proses pengolahan makanan diharapkan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP), mulai dari persiapan bahan hingga kebersihan peralatan.

Baca juga: MBG Direncanakan Akan Sasar Pondok Pesantren di Pulau Jawa Mulai Akhir Oktober 2026

BGN tengah menguji coba integrasi CCTV dari sekitar 70 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke pusat pemantauan. Sistem tersebut juga dirancang menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk membantu mengawasi kepatuhan petugas terhadap prosedur yang berlaku.

“Kami sedang piloting, ada sekitar 70-an dapur yang kami piloting untuk CCTV-nya kita tarik ke pusat, kami kasih artificial intelligence sehingga kami bisa memonitor SOP,” ujar Kepala BGN Sudaryono, dikutip Tirto pada Senin (19/10).

Teknologi ini diharapkan membantu BGN mendeteksi ketidaksesuaian prosedur lebih cepat. Dengan begitu, pengawasan terhadap proses produksi makanan tidak hanya bergantung pada pemeriksaan langsung, tetapi juga dapat didukung pemantauan digital.

Orang Tua berpeluang mendapat akses

Rencana pengembangan CCTV juga membuka peluang bagi kepala sekolah, guru, dan orang tua untuk ikut mengawasi pelaksanaan program. Meski demikian, mekanisme akses masih perlu disiapkan, termasuk aturan mengenai pihak yang berwenang melihat tayangan kamera.

“Dalam rangka keterbukaan dan akuntabilitas untuk publik, kami ingin CCTV bisa terkoneksi AI,” ujar Sudaryono, dikutip Katadata pada Senin (19/10).

Artinya, orang tua belum bisa langsung mengakses CCTV seluruh dapur MBG. Penerapan sistem tersebut masih membutuhkan pengaturan lebih lanjut agar transparansi tetap berjalan dengan memperhatikan keamanan fasilitas.

Baca juga: BGN Siapkan Market Place Khusus Bahan Baku MBG, Enam Komoditas Jadi Prioritas

Sambil menunggu kejelasan akses CCTV, orang tua dapat memanfaatkan Radar MBG untuk mencari informasi mengenai menu makanan, kandungan gizi, dan SPPG yang melayani sekolah anak.

Kehadiran sistem digital ini diharapkan membuat pengawasan program MBG semakin terbuka. Dengan keterlibatan sekolah, orang tua, dan pemerintah, kualitas makanan yang diterima siswa dapat menjadi perhatian bersama, bukan hanya tanggung jawab pengelola dapur.

Berita Seimbang, Wawasan Global!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga